Tuesday, November 10, 2009

Saya (Memang) Belum Berhasil, tapi Saya Tetap Tersenyum


9 November 2009. Hari pengumuman dari sebuah kompetisi. Dan ternyata, pengumuman itu menyatakan bahwa (mungkin) belum saatnya bagi saya untuk menerima hasil terbaik dari kompetisi yang saya ikuti itu sekarang.

Jika hasil kompetisi kemarin dinyatakan melalui nilai sebagaimana hasil ujian akhir di masa perkuliahan, saya yakin saya bisa mendapatkan nilai A. Tapi, hey, ini bukanlah sebuah ujian di masa kuliah yang hasil akhirnya berwujud huruf, yang bisa kita ulang ketika kita tidak puas dengan nilai yang kita raih di semester berikutnya. Ini adalah sebuah kompetisi real dalam hidup, ketika semua orang berbekal (diantaranya) nilai-nilai terbaiknya selama kuliah saling berkompetisi untuk mendapatkan hasil akhir yang terbaik. Hasil yang nyata, bukan berwujud huruf.

Saya menyadari usaha saya mungkin belum maksimal di tengah kontestan lain yang kompetensinya tidak berbeda jauh atau bahkan di atas saya (dalam konteks IPK ya karena kontestan yang diundang berkompetisi didasarkan pada IPK). Saya juga mengakui bahwa meskipun saya ingin berhasil, namun saya hanya setengah hati untuk mengikuti kompetisi itu karena passion saya tidak sepenuhnya di bidang yang dikompetisikan tersebut.

Saya memang belum berhasil. Kecewa, iya. Sedih, sedikit. Tapi menyerah, no way buat saya. Makanya saya tetap memilih untuk tersenyum menerima pengumuman tersebut. Tetap memilih untuk tidak menyerah dan bersemangat melalui hari-hari saya selanjutnya. Tetap memilih untuk terus belajar agar diri saya berkembang menjadi semakin baik. Dan tetap memilih untuk berpikir positif tentang apapun hasil yang saya terima ataupun yang akan saya hadapi nanti.

Saya yakin, Allah SWT akan memberikan sesuatu yang terbaik untuk saya di saat yang tepat, sepanjang saya memberikan yang terbaik untuk apapun usaha yang saya lakukan.

0 comments: